Jaksa Penuntut Umum (JPU) memiliki peran yang sangat penting dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Tugas dan tanggung jawab JPU diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, serta beberapa peraturan perundang-undangan lainnya. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab utama JPU dalam hukum Indonesia:
1. Melakukan Penuntutan
JPU bertanggung jawab untuk menuntut perkara pidana di pengadilan. Penuntutan dilakukan setelah penyidikan yang dilakukan oleh penyidik dianggap cukup bukti untuk dilanjutkan ke tahap persidangan. Jaksa berperan sebagai wakil negara dalam menuntut pelaku kejahatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan pengadilan.
2. Melakukan Penyidikan Tertentu
Dalam beberapa kasus tertentu, JPU juga dapat melakukan penyidikan bersama dengan penyidik (Polri atau PPNS). Hal ini diatur dalam Pasal 50 UU Kejaksaan yang memberikan kewenangan kepada Jaksa untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu, misalnya dalam tindak pidana korupsi, narkotika, atau tindak pidana yang melibatkan korporasi.
3. Menjadi Penuntut dalam Sidang Pengadilan
Jaksa bertugas untuk menghadirkan bukti dan saksi di persidangan guna membuktikan kesalahan terdakwa. Jaksa juga memiliki peran aktif dalam proses persidangan, mulai dari mempersiapkan dakwaan, menyampaikan tuntutan, hingga memberikan pertimbangan hukum yang relevan kepada hakim.
4. Memberikan Pendapat Hukum (Legal Opinion)
Jaksa memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendapat hukum dalam perkara tertentu apabila diminta oleh instansi pemerintah lainnya, termasuk memberikan pertimbangan hukum dalam masalah yang berkaitan dengan kepentingan negara.
5. Mengajukan Permohonan dan Banding
Jaksa memiliki wewenang untuk mengajukan permohonan banding, kasasi, atau peninjauan kembali apabila keputusan pengadilan dianggap tidak sesuai dengan hukum yang berlaku atau apabila keputusan tersebut tidak memenuhi rasa keadilan. Jaksa juga dapat mengajukan permohonan hukuman yang lebih berat terhadap terdakwa jika merasa keputusan yang diambil pengadilan kurang berat.
6. Menjaga Kepentingan Umum
Sebagai wakil negara, JPU harus selalu menjaga kepentingan umum dan menegakkan hukum untuk kepentingan masyarakat banyak. Ini berarti, selain bertindak untuk menuntut pelaku kejahatan, JPU juga bertugas untuk melindungi hak-hak korban dan menjaga agar keadilan dijalankan dengan sebaik-baiknya.
7. Mendampingi dan Melakukan Penyelesaian terhadap Tindak Pidana Anak
Jaksa memiliki peran dalam menangani perkara pidana yang melibatkan anak, dengan berusaha memberikan perlindungan yang sesuai dengan undang-undang perlindungan anak. Jaksa juga berfungsi untuk mengusulkan sanksi yang lebih rehabilitatif bagi anak yang berhadapan dengan hukum.
8. Menjalankan Fungsi Pengawasan
JPU juga berperan dalam mengawasi jalannya proses peradilan pidana, untuk memastikan agar tidak ada pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi, baik dalam tahap penyidikan, penuntutan, maupun persidangan.
9. Melakukan Pemulihan Aset Negara
Dalam kasus tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya yang merugikan negara, Jaksa memiliki tugas untuk melakukan pemulihan aset negara melalui proses hukum yang sesuai, termasuk melakukan eksekusi terhadap harta benda yang disita dari terdakwa.
10. Melakukan Penyelesaian Kasus di Luar Pengadilan (Diversi)
Dalam beberapa kasus, Jaksa juga dapat melakukan pendekatan penyelesaian melalui jalur alternatif, misalnya dengan melakukan diversi, yaitu proses penyelesaian perkara di luar pengadilan, khususnya bagi pelaku tindak pidana anak atau pelanggaran ringan yang dianggap layak untuk diselesaikan tanpa melalui persidangan formal.
11. Memberikan Keterangan dalam Proses Peradilan
Selain menuntut perkara, jaksa juga dapat memberikan keterangan terkait dengan penerapan hukum dan fakta-fakta dalam proses peradilan pidana.
12. Peran dalam Perkara Terorisme dan Kejahatan Internasional
Jaksa memiliki tanggung jawab dalam menangani kasus terorisme dan kejahatan internasional lainnya, termasuk yang berkaitan dengan hukum internasional. Jaksa dapat bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional untuk menangani kasus yang melibatkan pelanggaran hukum internasional.
Secara keseluruhan, tugas dan tanggung jawab Jaksa Penuntut Umum adalah untuk memastikan proses peradilan berjalan dengan adil, tepat, dan sesuai dengan hukum yang berlaku, serta melindungi kepentingan negara dan masyarakat dari tindak pidana yang merugikan.
The Review
PROS
- Good low light camera
- Water resistant
- Double the internal capacity
CONS
- Lacks clear upgrades
- Same design used for last three phones
- Battery life unimpressive
Review Breakdown
-
Design
0%
-
Performance
0%
-
Camera
0%
-
Battery
0%
-
Price
0%


































